Dampak Covid-19 dalam pembelajaran


Teks Laporan Hasil Observasi

Dampak COVID-19 Dalam Pembelajaran



Seperti yang kita ketahui sekarang dunia sedang menghadapi pandemi, yaitu pandemi virus corona atau yang biasa disebut juga covid-19. Covid-19 (coronavirus disease 2019) merupakan penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru yaitu Sars-CoV-2. Covid-19 atau yang biasa disebut virus corona ditemukan pertama kali di Wuhan Tiongkok, China pada tanggal 31 Desember 2019 Menurut penelitian virus ini diinfesksi oleh hewan, yaitu kelelawar. Namun, bagaimana virus ini berpindah dari populasi hewan ke manusia belum ditemukan. Virus ini  dikonfirmaikan pertama kali di Indonesia pada tanggal 2 Maret lalu. Dampak covid-19 bukan hanya menimbulkan korban jiwa, namun covid-19 juga memiliki dampak terhadap bidang ekonomi, bidang pendidikan, dan lain-lainn

 

Dalam bidang pendidikan covid-19 ini sangat berdampak bagi proses pembelajaran, karena dengan adanya covid-19 pemerintah mengeluarkan  kebijakan untuk meliburkan sekolah dengan memindahkan proses atau kegiatan belajar mengajar (KBM) dari rumah masing-masing, yaitu pembelajaran secara online/daring. Namun, pembelajaran secara online atau daring ini mempunyai beberapa kendala salah satunya adalah jaringan yang kurang bagus. Selain itu juga, belajar dari rumah secara online atau daring ini mempunyai dampak bagi siswa siswi, yaitu kurang mengertinya siswa siswi terhadap materi yang diberikan oleh guru karena pelajar sulit untuk fokus. Pembelajaran secara online ini juga berdampak kurang baik untuk kesehatan, yaitu kesehatan mata pelajar karena pelajar bertatapan langsung seharian dengan layar monitor yang memiliki radiasi sehingga dapat merusak mata.

 

Penyebaran covid-19 sangat cepat sehingga keputusan pemerintah untuk meliburkan sekolah dan memindahkan kegiatan belajar mengajar dirumah secara online bukan tanpa manfaat karena dengan meliburkan sekolah merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Indonesia. Selain itu anak-anak sekolah seperti anak anak TK masih sangat rentan untuk terkena covid-19 karena kekebalan imun tubuh mereka masih kurang. Pemerintah juga telah menganjurkann untuk selalu jaga jarak, memakai masker, serta mencuci tangan.

 

Oleh karena itu, agar semua kegiatan kita salah satunya kegiatan belajar mengajar berjalan normal kembali kita harus mematuhi anjuran pemerintah agar mata rantai covid-19 dapat terputus serta pandemic covid-19 akan segera berakhir.

 

 

Sazkia Erlina